Tiga Menit

On Jumat, 18 Maret 2011 / By Gavrila Ramona Menayang / Reply
TIba-tiba aku terpikir soal neraka. Dan surga. Tapi terutama neraka. Aku pikirkan panas apinya, aku pikirkan gelapgulitanya. Tapi terutama, aku pikirkan kekekalannya.

Tiba-tiba seorang suster bermimik datar menghampiri, "Pak, dokternya sudah datang, silakan masuk."

Hanya dalam tiga menit di ruang tunggu; rasanya aku sudah menjadi tua sekali.

Reply